Kalau Anak Sering Disuguhi Jajanan

Apakah anda bisa membedakan mana makanan yang enak dan mana yang tidak enak ketika pertama kali mencicipi masakan ? Orang Jepang tidak bisa membedakan mana makanan yang enak ataupun yang tak enak, sebab mereka selalu berteriak “oishii” setiap kali menyantap makanan apapun

Teman saya mengeluhkan suaminya (orang jepang) yang tak pernah protes tentang masakan yang dibuatnya, semuanya disantap, enak atau tak enak. Dan ketika dia meminta suaminya memasak, hasilnya tak pernah enak. Usut punya usut, ternyata sang suami tak pernah merasakan masakan khas buatan ibunya, tapi selalu disuguhi dengan jajanan pasar atau makanan jadi.

Entah ada kaitannya atau tidak secara ilmiah, tapi kami meyakini bahwa anak yang terbiasa dibuatkan penganan/kue-kue oleh ibunya sejak kanak-kanak, perkembangan indera perasa lidahnya akan sangat baik. Dia mampu membedakan masakan yang enak dan tak enak.

janann anak

Kue-kue camilan buatan ibu akan terasakan enaknya sampai kita berumur lanjut seperti mereka. Saya tak bisa melupakan enaknya penganan pisang yang biasa mamak buat, juga nikmatnya ayam bumbu laosnya, juga “barobbo” (bubur jagung dan sayur). Saya tak sepandai mamak memasak, tapi lidah saya terlatih membedakan yang enak dan tak enak Meskipun demikian, makanan tak enak kadang-kadang saya makan juga, karena sebelum makan, otak saya mengeluarkan database tentang manfaat makanan yang tak enak tadi. Contohnya okra, natto, rumput laut dan segala makanan yang berlendir lainnya….hueeek (>_<)

Beruntunglah anak-anak yang ibunya pandai memasak, beruntung juga anak-anak yang ibunya rajin mencoba resep, walaupun hasilnya tak memuaskan. Ibu-ibu jangan berputus asa, sekali ngga enak, dua kali ngga enak, yang ketiga kalinya …..mungkin lebih ngga enak Barangkali pembuat resepnya membuat kekhilafan, kembangkan sendiri resep anda ;

http://murniramli.wordpress.com/2007/10/04/kalau-anak-sering-disuguhi-jajanan/
Pos ini dipublikasikan di Milenial Learning. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s