Rindu Kampuang!

Ketika ada sebuah email yang mendarat….

————-

Assalamualaikum. Wr. Wb

Giman kabarnya?
Alhamdulillah sekarang saya masih tinggal di solo, untuk pulang ke kebumen insyaallah akhir aplil atau awal mei 2009 saya dah boyongan ke kebumen & mau usaha di sana, sekarang aja hampir sepekan sekali sudah pulang ke kebumen & ketemu dengan temen-temen lama dulu. Beberapa udah sering ketemuan, termasuk mas Teguh Rohmani & ugeng, cuma yang belum bisa saya contak itu mas warso yang katanya jadi pns di kebumen, kamu punya no contak mas warso?

Hayo dirimu mau pulang kapan ke kebumen ?
Satu pesan yang dulu sering di sampaikan Almarhum mas Ad, yang kayaknya perlu kita mulai wujudkan muliai sekarang kita haru birukan kebumen”
Ayo semangat pulang kampung, Bu Atun juga berharap banget kita bisa kembali menggelorakan membangun kebumen lagi seperti dulu, gimana……. ?

———

Rasanya, perasan ini campur aduk nggak karuan, rasa rindu … Siapa sih yang nggak rindu kampung halaman yang sudah membesarkan kita. Secara, sudah cukup lama merantau di negeri orang. Syapa sih yang nggak ingin ketemu temen-temen lama…. Syapa sih yang nggak terpanggil melihat kampung yang begitu stagnan kurang berkembang, sementara teknologi sudah semakin maju melesat?

Sobat, syapa sih yang nggak rindu kampung?

Iklan
Pos ini dipublikasikan di DIARI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s